3 Tujuan Manajemen Pemasaran Dan Konsep 2024

Tujuan Manajemen Pemasaran

Tujuan Manajemen Pemasaran sudah tidak asing dalam istilah suatu marketing bisnis yang di kembangkan oleh perusahaan, defininsinya merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk membuat individu atau kelompok mendapatkan apa yang dibutuhkan

Dengan cara memproduksi sebuah produk atau jasa yang mempunyai nilai kepada pihak lain.

Manajemen pemasaran berkaitan dengan produk supaya lebih dikenal oleh konsumen.

Tujuan manajemen pemasaran salah satunya untuk meningkatkan pelanggan dan penjualan.

Karena itu tugasnya menganalisis strategi proses pemasaran. 

Tujuan Manajemen Pemasaran

3 Tujuan Manajemen Pemasaran Dan Konsep 2024

Tujuan Manajemen pemasaran adalah melakukan kegiatan analisa rencana dan pengendalian program yang sudah terencana guna menghasilkan transaksi.

Adanya manajemen memudahkan perusahaan mengetahui selera konsumen.

Selain itu, masih ada 4 tujuan manajemen perusahan dijelaskan secara rinci berikut ini.

Baca Juga : Marketing Manajemen adalah: Fungsi, Unsur dan Contoh

1. Meningkatkan Keuntungan 

Tim pemasaran dikenal sebagai tim yang memberikan keuntungan untuk perusahaan.

Hasil ini didapatkan dari hasil penjualan barang atau jasa.

Tanpa keuntungan ini, maka perusahaan bisnis sulit sekali bertumbuh dan berkembang. 

Karena itu, tujuan manajemen pemasaran melakukan berbagai cara agar bisa mengetahui selera konsumen.

Jika produk diluncurkan berlawanan dengan selera pasar, sudah jelas produk tersebut memiliki peluang kecil untuk laku di pasaran. Jadi, harus tahu dahulu kebutuhan konsumen. 

2. Mencari Pelanggan Baru 

Perusahaan bisnis sengaja dibangun untuk menjual produk maupun jasa.

Artinya, konsumen sebagai elemen penting yang memberikan penghasilan atau keuntungan untuk perusahaan.

Mencari pelanggan baru maka tim pemasaran harus bersedia melakukan eksplorasi masalah pelanggan. 

Selanjutnya pikirkan solusinya dan hadirkan melalui produk tersebut.

Jika memang berhasil memenuhi kebutuhan target pasar, lebih mudah mendapatkan pelanggan baru.

Oleh karena itu, penting sekali melakukan analisis serta pahami apa yang diinginkan konsumen.

Baca Juga: Marketing Managers : Pengertian, Tugas dan Gaji

3. Memberi Kepuasan Pelanggan melalui Produk 

Memiliki konsumen baru tentu saja tidak cukup. Karena lebih sulit mendapatkan konsumen daripada mempertahankan pelanggan lama.

Tim pemasaran harus melayani pelanggan dengan baik supaya mereka merasa nyaman dan betah berbelanja. 

Tanpa kepuasan konsumen, maka perusahaan juga tidak mendapatkan banyak keuntungan.

Oleh karena itu, pastikan konsumen puas dari produk, jasa dan pelayanan Anda.

Karena dari hal ini, konsumen bersedia merekomendasikan produk tersebut ke keluarga atau teman-temannya.

Manajemen Pemasaran Philip Kotler

Menurut Philip Kotler Manajemen pemasaran itu merupakan sebuah seni dan ilmu di dalam pasar sasaran

Guna menarik serta meningkatkan minat konsumen dengan mengkomunikasikan, menciptakan dan menghantarkan kualitas konsumen yang unggul.

Baca juga : Marketing Executive adalah: Gaji, Cara Kerja dan Tugas

Konsep Manajemen Pemasaran

Konsep Manajemen Pemasaran

Aktivitas manajemen pemasaran berkaitan dengan planning, melaksanakan konsep,

Menetapkan harga produk, promosi hingga proses pendistribusian barang agar mencapai target perusahaan.

Karena itu, 5 konsep manajemen pemasaran yang sangat penting yaitu: 

1. Produksi 

Konsep produksi untuk menghasilkan barang dalam jumlah besar dan mengurangi biaya produksi.

Alasannya karena tim pemasaran tahu bahwa target pasar menginginkan produk harga terjangkau dan mudah diperoleh. 

Proses produksi dilakukan secara massal mampu mengurangi pengeluaran.

Tentu saja konsep ini sukses digunakan saat permintaan pasar lebih tinggi dibandingkan produk yang tersedia.

Karena itu, tim pemasaran pun harus melihat kondisi pasar. 

2. Konsep Produk 

Produk yang ditawarkan harus berkualitas. Bahkan kreatif dan inovatif sangat dibutuhkan dalam pemasaran produk.

Tim pemasaran berpikir dan gunakan strategi sebaik mungkin supaya penjualan terus meningkat.

Perusahaan yang menggunakan konsep ini memasarkan barang dengan kualitas terbaik, bahkan dengan harga sedikit lebih tinggi.

Karena di sini tim pemasaran percaya yang pertama dilihat oleh konsumen adalah kualitas, bukan harga.

Baca Juga : Chief Marketing Officer adalah, Tugas Dan Gaji

3. Konsep Penjualan 

Adanya proses manajemen pemasaran mampu memaksimalkan keuntungan.

Penjualan bisa terus meningkat jika dilakukan secara agresif.

Tidak peduli produk apa saja, harga maupun kualitas jika memang sangat gencar memasarkan, maka tetap bisa terjual. 

Jadi, bisa dibilang konsep penjualan tidak terlalu memprioritaskan hubungan dengan konsumen.

Tetapi, yang diutamakan di sini adalah perolehan keuntungan dan target penjualan.

Akibatnya, perusahaan seringkali mengabaikan tingkat kepuasan pelanggan. 

4. Konsep Pemasaran 

Konsep pemasaran memprioritaskan konsumen. Jadi, tim perusahaan lebih fokus pada apa yang dibutuhkan konsumen.

Selanjutnya, dipahami dengan baik sebelum meluncurkan produk.

Karena itu, tim pemasaran melakukan riset pasar supaya tidak salah produksi barang atau jasa. 

Tentu saja, perusahaan yang menganut konsep ini memiliki nilai lebih di mata konsumen dibandingkan kompetitor.

Sering kali konsep ini mulai diterapkan saat penjualan menurun, perubahan pola pembelian serta meningkatnya biaya penjualan.

Baca Juga : Sales Marketing: 3 Tugas, Gaji dan Job Description

5. Konsep Pemasaran Sosial 

Konsep ini membuat tim pemasaran melakukan pertimbangan sosial dan etika.

Tujuannya untuk menyeimbangkan keuntungan perusahaan, kebutuhan konsumen dengan kepentingan publik.

Jadi, fokus produksi dan pemasaran tidak hanya pada satu orang konsumen saja.

Perusahaan bisnis berusaha melakukan tanggung jawab sosial melalui produk yang dihasilkan.

Itulah sejumlah tujuan manajemen pemasaran di bisnisman.id pada dasarnya untuk meningkatkan keuntungan.

Selain itu, terdapat 5 elemen penting dalam aktivitas pemasaran yang sudah digunakan oleh berbagai perusahaan.

Konsep yang dipilih menentukan langkah dan perencanaan produksi.