Marketing Manajemen adalah: Fungsi, Unsur dan Contoh 2024

Marketing Manajemen

Marketing manajemen di butuhkan oleh setiap perusahaan untuk mengambangkan sebuah bisnis dan memasarakan produk yang diproduksi supaya memiliki peminat, jenis manajemen ini perlu diperhatikan dengan sangat baik,

Karena merupakan bagian yang amat vital dalam proses pemasaran,

Adanya management semua divisi pemasaran akan lebih tertata dan dapat meraih sebuah gol yang dikehendaki.

Marketing management berasal dari dua kata yang pertama marketing atau dalam bahasa indonesia berarti pemasaran yang memiliki pengertian perencanaan, analisa, implementasi serta pengendalian dari program yang telah direncanakan.

Sedangkan management yakni proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, penggerakan dan pengawasan sebuah pemasaran tadi.

Untuk lebih lengkapnya simak di bawah ini.

Baca Juga : Marketing Managers : Pengertian, Tugas dan Gaji

Marketing Manajemen

Marketing manajemen adalah sebuah kegiatan yang melakuan analisa, perencanaan, pelaksanaan serta pengendalian dalam sebuah perusahaan,

Atau lebih mudahnya merupakan seseorang bekerja di bidang manajemen pemasaran produk

Dan jasa agar lebih dikenal oleh konsumen sehingga tercapainya keuntungan jangka panjang untuk perusahaan.

Kontribusi profesi ini tak kalah pentingnya dari jabatan lain untuk kelancaran penjualan. 

Contoh Manajemen Pemasaran

Marketing Management

Berbicara tentang manajemen pemasaran, seseorang yang bekerja sebagai pengusaha atau pebisnis tentu sangat paham hal ini.

Namun karena profesi masyarakat Indonesia bervariasi, contoh manajemen pemasaran juga penting dijelaskan yaitu sebagai berikut. 

Misalnya, seorang membuka bisnis berjualan Thai Tea, yaitu minuman cukup digemari saat ini.

Manajemen pemasaran penting dilakukan supaya diketahui produknya oleh konsumen.

Setelah mengetahui, konsumen akan mencoba dengan membeli minuman tersebut. 

Kemudian penjual ini memilih sistem franchise sebab modalnya minim.

Dia melakukan riset dan ditemukan beberapa pilihan lokasi strategis seperti halaman minimarket.

Awal pembukaan bisnis, penjual menarik perhatian konsumen dengan memberi diskon dan promo beli satu gratis satu.

Baca Juga : Marketing Executive adalah: Gaji, Cara Kerja dan Tugas

Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi marketing management menjadi acuan para manajer dalam merealisasikan aktivitas pemasaran.

Terdapat 5 fungsi diantaranya planning, organizing, directing, staffing serta controlling.

Selengkapnya penjelasan fungsi ini berikut ini. 

1. Fungsi Perencanaan 

Fungsi perencanaan artinya manajer berusaha merencanakan dan menyusun strategi untuk meningkatkan penjualan atau mencapai target pemasaran.

Manajer juga harus bisa mengkaji dan melakukan evaluasi. 

Selain itu, manajer memiliki tugas menentukan sumber daya yang dibutuhkan di divisi pemasaran.

Standar kesuksesan juga ditetapkan oleh manajer melalui fungsi ini.

Planning dibagi atas 3 tahapan yaitu top level planning, middle level planning dan low level planning. 

2. Fungsi Pengorganisasian 

Fungsi organizing merupakan pengaturan sumber daya agar semua rencana yang sudah dibuat bisa dilakukan.

Semua orang dikelompokkan berdasarkan tugas dan wewenang guna menciptakan suatu kesatuan, selanjutnya diarahkan untuk merealisasikan rencana. 

Adanya fungsi ini memudahkan manajer melakukan pengawasan dalam menentukan orang sesuai kebutuhan pemasaran.

Selain itu, manajer melalui fungsi ini menetapkan struktur perusahaan, merekrut, menyeleksi bahkan memberikan pelatihan kepada tenaga kerja.

Baca Juga : Chief Marketing Officer adalah, Tugas Dan Gaji

3. Fungsi Pengarahan 

Fungsi pengarahan merupakan proses dimana seorang manajer membimbing dan melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja.

Pengarahan bisa dibilang sebagai jantung dari proses manajemen.

Artinya, tanpa hal ini marketing manajemen tidak akan berjalan dengan baik. 

Memberi arahan dimulai dari melakukan kegiatan. Tujuannya supaya anggota tim dapat bekerja secara efisien dan efektif.

Memberi arahan seharusnya dilakukan secara berkesinambungan dan terus menerus.

Semua kebijakan dan peraturan serta target dijelaskan dengan baik supaya anggota mengerti. 

4. Fungsi Kepegawaian 

Fungsi ini bisa dibilang sebagai proses pengolahan tim pemasaran mulai dari rekrutmen.

Manajer dalam hal ini bertugas mengelola data, manajemen serta administrasi.

Tujuannya untuk memperbaiki produktivitas tenaga kerja atau anggota tim. 

Manfaat fungsi ini untuk memperoleh informasi sumber daya manusia dengan akurat dan cepat.

Selain itu, juga memudahkan merekrut pegawai dan menyusun laporan.

Pemantauan jadwal cuti juga bisa ditentukan dengan jelas dan sistematis. 

Baca Juga : Social Media Marketing: Strategi dan Contoh

5. Fungsi Pengendalian 

Fungsi ini merupakan usaha menilai kinerja tim pemasaran dengan berpatokan pada standar yang sudah dibuat sebelumnya.

Jika ada kekurangan, bisa dilakukan perbaikan. Aktivitas fungsi pengendalian biasanya meliputi evaluasi keberhasilan dan target serta memberi alternatif solusi. 

Terdapat unsur dalam fungsi ini diantaranya jalur (routing), penetapan waktu (scheduling),

Perintah pelaksanaan (dispatching) dan tidak lanjut (follow up).

Adanya semua fungsi di atas, maka manajemen di divisi pemasaran bisa berjalan sesuai tugas masing-masing. 

Baca Juga : Tujuan Manajemen Pemasaran Dan Konsep

Unsur Marketing Manajemen

Terdapat 5 unsur dalam manajemen pemasaran diantaranya produk, nilai, kepuasan, biaya dan pasar.

Produk artinya semua hasil kerja manusia kemudian dipasarkan atau dijual.

Sedangkan nilai artinya perkiraan konsumen terhadap produk atau jasa untuk kepuasan konsumen itu sendiri. 

Biaya atau harga artinya uang yang dikeluarkan konsumen untuk membeli atau memiliki produk tersebut.

Sedangkan kepuasan merupakan tingkat rasa puas konsumen atas produk, jasa dan pelayanan yang diterima dari penjual.

Sementara itu, pasar sebagai tempat konsumen melakukan transaksi suatu produk. 

Itulah penjelasan tentang marketing manajemen di bisnisman.id penting sekali diketahui demi perkembangan bisnis.

Seperti disebutkan di atas, tanpa manajemen maka bisnis sangat sulit mencapai target. Sekecil apapun bisnis tetap membutuhkan manajemen yang sesuai.